Portal informasi kesehatan, kecantikan dan gaya hidup terkini

Selasa, 20 Oktober 2015

Mengapa Kentut Bisa Bau Dan Ada Yang Tidak Bau? Ini Penjelasannya

Kentut adalah hal lumrah dan pasti dialami semua orang. Terkadang kentut atau buang gas ini bisa menjadi masalah jika "dibuang" di tempat umum. Terlebih jika kentut yang dikeluarkan mengeluarkan bau tak sedap. Tapi tidak jarang ada juga kentut yang tidak mengeluarkan bau walaupun disertai dengan bunyi yang keras.

Mengapa Kentut Bisa Bau Dan Ada Yang Tidak Bau? Ini Penjelasannya

Bicara mengenai kentut, pernahkah terlintas dipikiran anda mengapa kentut yang dikeluarkan mengeluarkan bau tak sedap dan terkadang tidak berbau sama sekali? Apa yang menjadi penyebabnya? Walaupun terdengar sepele, tetapi informasi ini bisa menjadi pengetahuan yang berguna bagi anda. Seperti yang blog ini lansir dari mentalfloss.com, ternyata bau kentut sangat dipengaruhi oleh makanan yang anda konsumsi. Makanan yang masuk ke dalam perut dapat menghasilkan gas berbeda dan akan menyebarkan bau tak sedap.

Beberapa makanan tertentu seperti brokoli, kubis, telur, bawang serta daging merupakan makanan yang memiliki kandungan zat kimia seperti sulfur. Nah, sulfur inilah yang membantu memberikan bau tak sedap pada kentut. Saat tubuh mencerna makanan - makanan yang mengandung sulfur tersebut, bakteri di dalam usus akan memecah protein dalam makanan dan menghasilkan gas metana, akibatnya kentut pun menjadi bau.

Tahukah anda, kentut tersusun dari bahan kimia seperti oksigen, nitrogen, hidrogen, karbon, metana serta sulfur. Zat kima sulfur inilah yang menjadi "aktor utama" mengapa kentut berbau menyengat. Jadi intinya, semakin banyak makanan yang mengandung sulfur anda konsumsi, semakin bau pula kentut yang anda hasilkan.

Berbeda lagi ketika anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti kentang, roti serta sayuran, perut anda tidak sepenuhnya mencerna makanan tersebut. Makanan yang anda konsumsi tersebut akan masuk ke usus dan dipecah oleh bakteria untuk diambil sari makanannya yang kemudian melepaskan gas berupa hidrogen dan karbondioksida.

Kedua gas tersebut tidak mengeluarkan bau tetapi bakteri lain di dalam usus mengambil bahan kimia tersebut menjadi senyawa yang nantinya akan menimbulkan bau tapi tidak menyengat. Hidrogen sulfida adalah bau dari gas yang mungkin keluar ketika anda kentut namun tidak begitu menyengat.


Nah, dari penjelasan diatas, anda pasti sudah mengetahui mengapa kentut bisa bau dan ada pula yang tidak bau.Semoga bermanfaat.
Mengapa Kentut Bisa Bau Dan Ada Yang Tidak Bau? Ini Penjelasannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: queenara putri